TYRE, KOMPAS.com - Sedikitnya dua roket dari Libanon menghantam Israel utara, Jumat (11/9), dan artileri Israel segera membalas serangan itu dengan membom kebun buah tempat roket itu ditembakkan. Tidak ada korban yang dilaporkan oleh polisi Israel dalam serangan roket itu.
Sumber-sumber keamanan Libanon menyatakan dua rudal ditembakkan dari negara itu dan Israel membalasnya dengan menembakkan 15 peluru meriam. Namun, tidak disebutkan siapa yang bertanggung jawab dalam serangan roket itu.
Seorang juru bicara militer Israel mengkonfirmasi bahwa negara Yahudi itu menembakkan sekitar selusin peluru artileri untuk membalas serangan sejumlah roket. Militer Israel menganggap pemerintah Libanon seharusnya bertanggung jawab mencegah serangan-serangan semacam itu.
Penembakan itu merupakan serangan roket pertama dari Libanon ke Israel sejak Februari. Penembakan ini meningkatkan ketegangan di sepanjang perbatasan yang tetap rawan tiga tahun setelah perang antara Israel dan gerilyawan Hizbullah.

