Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 01:14 WIB
Satu Peleton Samapta Buru 11 Imigran Gelap
IGN sawabi | Selasa, 8 September 2009 | 10:52 WIB
|
Share:

ilustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebelas orang imigran asal Afghanistan, Senin malam sekitar pukul 11:00 WIB kabur dari Rudenim Pekanbaru dengan cara mengergaji jeruji besi kamar. Mereka kemudian melompat menggunakan tangga terbuat dari kain alas kasur dan tangkai pel kamar mandi yang dibentuk seperti tangga.
    
"Ini kejadian kedua dalam tahun ini. Pada 28 Juni lalu juga kabur 37 orang imigran Afghanistan dari tempat kita," kata Yanizur, Kepala Rudenim Pekanbaru, saat dihubungi di Pekanbaru, Selasa  pagi.
    
Mereka yang kabur yaitu Muhamad Zia, Muhammad Ali, Jalil, Ghulam Husein, Muhammad Raja, Abdul Ali, Ghani, Ali Esmaili, Asif, Sultan dan Naseem.
    
Menurut Yanizur, Poltabes Pekanbaru mengerahkan satu peleton Samapta untuk mengejar para pelarian dan hingga Senin subuh tadi, sudah ada empat orang imigran yang berhasil ditangkap kembali. "Dari pukul 22:00 WIB tadi malam kita melakukan pencarian bersama personil Samapta Poltabes,? katanya.
    
Menurut salah seorang petugas Rudenim, sampai sekitar pukul 21:00 WIB, Senin (7/9), tiga petugas piket Rudenim Pekanbaru tidak mengetahui ada imigran yang melarikan diri. "Peristiwa pelarian ini baru diketahui satu jam kemudian, saat seorang petugas yang patroli melihat juntaian kain sarung yang diikat seperti tangga di dinding pagar," katanya.
    
Menurut Yanizur, para imigran ini sebagian memang ingin kembali ke negaranya, tetapi pemulangan itu akan dilakukan pihak UNHCR setelah melalui berbagai proses. "Jadi soal pemulangan bukan tanggung jawab kita," katanya.

Sumber :
ANT
Rabu, 23/05/2012 14:13 WIB

Yaman di Ambang Krisis Pangan

Rabu, 23/05/2012 10:47 WIB

Sepertiga Obat Malaria di Dunia Palsu