DEN HAAG, KOMPAS.com - Mantan pemimpin Serbia Radovan Karadzic yang menjadi terdakwa kejahatan perang minta penegak hukum tak menyidangkannya selama sepuluh bulan. Soalnya, sosok yang dituding melakukan genosida itu bakal meninjau kembali dokumen pembuktian atas tuduhan kejahatannya. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sejuta halaman.
Radovan Karadzic ditangkap pada Juli 2008. Sebelumnya, selama 13 tahun, dia buron.
Menurut rencana, persidangannya akan dimulai dalam minggu ini. Dalam persidangan, ada delapan jaksa yang berhadapan dengan tuduhan kejahatannya.
Menurut pihak Karadzic selama sepuluh bulan itu, upaya yang dilakukan terkait dokumen tersebut antara lain mewawancarai para saksi mata, melakukan konsultasi pembelaan dan persiapan pembuatan pernyataan awal pembelaan.

