A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

Kebakaran di Los Angeles Meluas Dua Kali Lipat - KOMPAS.com
KOMPAS
Selasa, 16 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Kebakaran di Los Angeles Meluas Dua Kali Lipat
Selasa, 1 September 2009 | 09:29 WIB
AP Photo/Los Angeles Times, Irfan Khan
Sebuah pesawat pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api di pegunungan Los Angeles, AS.
TERKAIT:

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Kebakaran hutan, yang bergerak ke tiga arah, di perbukitan Los Angeles meluas menjadi dua kali lipat sebanyak 34.425 hektar dalam semalam.

"Kebakaran berkecamuk seperti pada siang hari. Biasanya kondisi membaik karena kelembapan udara pada malam hari, yang memperlambat kebakaran dan kita dapat membuat jalur lebih besar di sekeliling kebakaran," kata juru bicara Dinas Kehutanan AS Nathan Judy dilansir Xinhua, Senin (31/8). "Namun, semalam bukan begitu kondisinya".

Kobaran api, yang telah memusnahkan 21 rumah dan menewaskan dua petugas, mengancam 12.500 rumah dan memaksa ribuan warga untuk mengungsi. Saat kebakaran meluas, makin banyak rumah akan terbakar, kata beberapa pejabat.

Pihak berwenang mengeluarkan perintah pengungsian bagi 6.600 warga pada Minggu malam. Petugas pemadam bersiap menghadapi hari panjang yang panas lagi, dan mengerahkan sumber daya yang penting di ujung utara kobaran api di dekat kota kecil Acton. "Kami membuat kemajuan, tapi itu adalah peristiwa yang sangat berbahaya," kata Mike Dietrich dari Dinas Kehutanan AS, Senin pagi.

Dua petugas pemadam kebakaran tewas ketika mobil yang mereka kendarai keluar jalan di daerah Gunung Gleason, sebelah selatan Acton, Minggu sore. "Kecelakaan ini tragis," kata Kepala LACFD Mike Bryant. "Ini adalah saat yang sangat sulit bagi LA County Fire Department (LACFD) dan bagi laki-laki serta perempuan yang bertugas dan tidak."

Hanya lima persen kebakaran itu dapat dikendalikan dan kobaran api diperkirakan baru dapat dikendalikan secara penuh pada 8 September. "Di wilayah yang curam dan tak rata ini, dengan semak setebal ini, kami menghadapi kesulitan dalam menetapkan jalur pengendalian tempat kami dapat berpijak," kata Kapten Mark Savage, juru bicara bagi LACFD. "Kebakaran ini masih sangat tak terkendali".

Lebih dari 2.800 petugas pemadam dari seluruh negara bagian tersebut telah bersatu untuk memerangi kebakaran, bersama dengan 12 helikopter dan delapan tanker air. Badan meteorologi meramalkan, keadaan kering dan panas akan berlangsung setidaknya sampai Selasa.

Sementara itu, Southern California Coast Air Quality Management District (AQMD) melaporkan, asap dan debu dari kebakaran itu membuat kualitas udara jadi tidak sehat dan berbahaya di Pegunungan San Gabriel dan Lembaga San Gabriel barat. "Konsentrasi partikel yang sangat tinggi terjadi di beberapa daerah yang langsung terkena asap," demikian antara lain isi pernyataan AQMD.

AQMD menyarankan warga di daerah yang terpengaruh asap agar menghindari kegiatan di luar atau dalam rumah. Kebakaran tersebut, yang mulai merebak Rabu sore, adalah yang terbesar dari banyak kebakaran di seluruh California. Penyebab kebakaran itu masih diselidiki.

Penulis: ONO   |     |   Sumber : ANT,AP Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.