KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
BLT Rp 2,5 Juta Nyasar ke 1.700 Narapidana
Sabtu, 29 Agustus 2009 | 07:09 WIB
KOMPAS/LUCKY FRANSISKA

KOMPAS.com - Pemerintah sering melakukan kesalahan, termasuk Pemerintah AS di Washington yang mengirim cek kepada 1.700 narapidana di seluruh penjuru negeri. Pengiriman cek itu merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan perekonomian yang terhantam krisis.

”Para narapidana menerima cek pemulihan ekonomi karena catatan kami tidak akurat mengenai keberadaan mereka di penjara,” ujar juru bicara Administrasi Jaminan Sosial Dan Moraski. Satu cek rata-rata 250 dollar AS atau Rp 2,5 juta, berarti total kesalahan pengiriman cek pemerintah sebesar 425.000 dollar AS atau Rp 4,2 miliar.

Sekitar 3.900 narapidana menerima cek yang dicairkan sehubungan dengan stimulus ekonomi pemerintahan Obama. Sebanyak 2.200 cek diterima karena mereka tidak berada dalam penjara ketika para anggota DPR menyetujui pengucuran dana itu kepada 52 juta orang.

Pengiriman bantuan langsung tunai itu merupakan bagian dari paket stimulus bernilai 800 miliar dollar AS. ”Sebagian dari pengiriman yang salah ini, sebanyak 1.200 telah dikembalikan kepada institusi yang berhak menerimanya,” ujar Moraski.

Penulis: JOE   |     |   Sumber : Kompas Cetak Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.