TAIPEI, KOMPAS.com — Presiden Taiwan Ma Ying Jeou menyatakan akan menerima kunjungan Dalai Lama, pemimpin umat Buddha Tibet, dengan senang hati.
Ma mengumumkan pernyataan itu, Kamis (27/8), saat mengunjungi sebuah sekolah di Nantou yang masih terkubur lumpur pascabencana topan Morakot. “Kedatangan Dalai Lama mungkin akan menjadi penghibur yang baik untuk rakyat Taiwan yang selamat dari topan kemarin," seru Ma.
Kunjungan ini diperkirakan akan membuat Pemerintah China marah. Padahal, hubungan China dan Taiwan mulai membaik belakangan ini. Taiwan memisahkan diri dari China menyusul perang pada 1949.


