Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 00:40 WIB
Obama: Ali Mohmet al-Megrahi Seharusnya Tahanan Rumah
| Jumat, 21 Agustus 2009 | 05:45 WIB
|
Share:

Barack Obama yang berada di Ghana terlibat wawancara esklusif dengan jaringan televisi CNN

TERKAIT:

WASHINGTON, KOMPAS.com- Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kamis (20/8) waktu setempat, mengatakan, pembebasan pembom Lockerbie yang akan meninggal oleh pemerintah Skotlandia adalah "kesalahan". Menurut dia, pembom itu seharusnya ditempatkan dalam tahanan rumah waktu kembali ke Libia.

"Kami telah berhubungan dengan pemerintah Skotlandia, mengindkasikan bawa kami berkeberatan dengan itu, dan kami kira itu merupakan kesalahan," kata Obama kepada wartawan sebuah radio AS ketika memberikan tanggapan pertamanya terhadap putusan tersebut.

"Kami sekarang telah berhubungan dengan pemerintah Libia dan ingin meyakinkan bahwa jika pemindahan itu sudah terjadi, ia tidak disambut baik dengan beberapa cara, tapi sebaliknya, seharusnya menjadi tahanan rumah," tambahnya.

Abdelbaset Ali Mohmet al-Megrahi yang sakit dalam stadium akhir, satu-satunya orang yang pernah dihukum karena pemboman Lockerbie 1988 yang menewaskan 270 orang, pulang ke Libia dari Skotlandia Kamis setelah dibebaskan dengan alasan perasaan belas kasihan.

Laporan dari Libia mengatakan, ia disambut seperti pahlawan oleh ratusan orang yang bergembira di bandara Tripoli.

Sumber :
ANT
Rabu, 23/05/2012 14:13 WIB

Yaman di Ambang Krisis Pangan

Rabu, 23/05/2012 10:47 WIB

Sepertiga Obat Malaria di Dunia Palsu