KABUL, KOMPAS.com — Pasukan keamanan membunuh tiga pria bersenjata yang menyerang sebuah bank di Kabul tengah, Rabu (19/8) pagi.
Mereka juga masih mencari para penyerbu lain yang mungkin masih berada di dalam gedung itu. Polisi menuduh Taliban sebagai pelaku aksi itu.
"Kami telah membunuh tiga penyerang di dalam bank itu," kata kepala penyelidik kejahatan dari kepolisian Kabul, Sayed Abdul Ghafar Sayedzada, kepada AFP. "Mereka adalah gerilyawan Taliban," katanya.
Serangan itu terjadi saat ibu kota Afganistan berada dalam keamanan ketat menjelang pemilihan presiden dan dewan provinsi, Kamis (20/8). Baku tembak di gedung bertingkat tujuh itu telah berhenti, tetapi ambulans dan pasukan keamanan masih berada di lokasi.
Sayedzada mengatakan, tidak jelas berapa jumlah orang yang memasuki gedung itu dan polisi sedang mencari para penyerang yang masih ada. Bank itu menempati lantai dasar, tetapi lantai lain kosong.
Serangan itu menimbulkan ketegangan menjelang pemilu Kamis dan terjadi setelah satu bom bunuh diri Taliban, Selasa, yang membunuh 10 orang termasuk seorang tentara NATO dan staf PBB asal Afganistan.
