Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 00:25 WIB
Ribuan Pendukung Ajukan Permohonan Maaf bagi Thaksin
Jimmy Hitipeuw | Senin, 17 Agustus 2009 | 19:21 WIB
|
Share:

AP PHOTO/SAKCHAI LALIT
Ratusan demonstran terlibat aksi saling dorong dengan polisi di depan lokasi KTT Asia di Pattaya, Thailand, Jumat (10/4).

BANGKOK, KOMPAS.com - Ribuan pendukung PM tersingkir Thaksin Shinawatra turun ke jalan-jalan di Bangkok, Senin (17/8), serta bergerak menuju istana kerajaan Thailand. Aksi tersebut dilakukan untuk mengajukan permohonan maaf bagi Thaksin Shinawatra.

Setelah beberapa bulan relatif sepi dari aksi unjuk rasa, istana kerajaan Thailand yang ditempati oleh Raja Bhumibol Adulyadej terancam kembali diguncang oleh kerusuhan bernuansa politik yang telah mencengkeram Thailand sejak Thaksin digulingkan lewat kudeta militer pada 2006. Bhumibol Adulyadej selama ini berdiam diri dari beberapa kerusuhan antarkelompok pendukung dan penentang Thaksin yang sempat berdampak ke penutupan bandar udara di Thailand.

Sekitar 20.000 pendukung Thaksin, yang seluruhnya mengenakan kaos berwarna merah, bergerak menuju sebuah lapangan di jantung ibukota Thailand. Sekitar 2.000 pendukung kemudian melanjutkan langkah kaki mereka sejauh beberapa kilometer menyisiri beberapa jalan sebelum tiba di istana Adulyadej untuk mengajukan petisi permohonan maaf bagi perdana menteri Thailand tersingkir ini.

Berbincang melalui telepon ke pelaku unjuk rasa dari sebuah lokasi yang dirahasiakan di luar negeri, Thaksin menyampaikan ucapan terima kasih ke para pendukungnya itu. "Rakyat Thailand saat ini muak dengan masa 3 tahun yang diwarnai oleh terampasnya keadilan," ujar Thaksin yang disambut oleh sorak-sorai dari kerumunan pendukungnya. "Kami bergantung pada itikad baik Yang Mulia (Adulyadej) untuk merekonsiliasi Thailand," tambahnya.

Sumber :
AP
Rabu, 23/05/2012 14:13 WIB

Yaman di Ambang Krisis Pangan

Rabu, 23/05/2012 10:47 WIB

Sepertiga Obat Malaria di Dunia Palsu