Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 00:20 WIB
Polisi Nepal Tahan Lagi Demonstran Tibet
Josephus Primus | Sabtu, 15 Agustus 2009 | 08:06 WIB
|
Share:

KATHMANDU, KOMPAS.com - Sedikitnya 25 pengasingan Tibet ditahan Jumat (14/8) ketika mereka melakukan demonstrasi anti-China di depan kantor PBB di ibu kota Nepal, Kathmandu, polisi mengatakan.
   
Para demonstran itu meneriakkan "Bebaskan Tibet" dan "Kami menginginkan Keadilan" ketika mereka ditarik ke mobil van polisi yang menunggu dan dibawa ke sebuah pos polisi dekat tempat demonstrasi tersebut.
   
"Kami telah menangkap sebanyak 25 warga Tibet ketika mereka memprotes di zona terlarang itu," pejabat polisi Ramesh Thapa mengatakan pada AFP.
   
"Mereka mungkin akan dibebaskan pada waktu malam," ia menambahkan.
   
Pihak berwenang di Nepal telah meningkatkan keamanan di sekitar kantor PBB dan gedung kedutaan besar China untuk mencegah demonsrasi anti-China tahun ini.
   
Nepal menampung sekitar 20.000 orang Tibet yang mengasingkan diri yang mulai berdatangan dalam jumlah besar pada 1959 setelah Dalai Lama melarikan diri dari wilayah itu setelah pemberontakan yang gagal.
   
Pemerintah acapkali mengatakan mereka tidak akan sabar menghadapi aktivitas anti-China ketika negara itu berusaha untuk mempertahankan hubungan bersahabat dengan tetangga utaranya tersebut.
   
Terselip antara India dan China, Nepal menjunjung tinggi kebijakan "Satu China" Beijing yang menganggap Tibet sebagai bagian integral dari China.
   
Sekitar 2.500 warga Tibet melakukan perjalanan berbahaya dari Tibet yang dikuasi-China ke Nepal tiap tahun. Namun beberapa aktivis mengatakan jumlah itu menurun dengan cepat sejak China memobilisasi militernya di Tibet Maret 2008.

Sumber :
ANT
Rabu, 23/05/2012 14:13 WIB

Yaman di Ambang Krisis Pangan

Rabu, 23/05/2012 10:47 WIB

Sepertiga Obat Malaria di Dunia Palsu