VIENNA, KOMPAS.com — Negara-negara Arab melobi Uni Eropa untuk mendukung upaya memaksa Israel membuka kedok program nuklir rahasianya kepada dunia internasional. Demikian dokumen yang diperoleh Associated Press.
Dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt, Amre Moussa, Sekjen Liga Negara Arab yang beranggotakan 22 negara, mendesak Swedia mendukung resolusi Arab dengan titel "Kemampuan Nuklir Israel." Dokumen itu akan diajukan untuk diadakan pemungutan suara dalam sidang majelis umum Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang beranggotakan 150 negara pada September. Swedia saat ini menjadi presiden bergilir Uni Eropa.
Para diplomat dari negara-negara Uni Eropa dan dari negara lain anggota IAEA, Kamis (13/8), mengatakan, surat sama dikirim kepada para menteri luar negeri dari 26 negara anggota Uni Eropa. Mereka berkomentar tanpa menyebutkan nama karena masalah ini rahasia.
Israel tidak pernah mengaku. Namun, negara-negara internasional meyakini, negara Yahudi itu memiliki senjata nuklir. Dalam setiap konferensi IAEA, negara-negara Arab rutin mendesak agar Israel bergabung dalam Traktat Nonproliferasi Nulklir dan membeberkan fasilitas nuklirnya. Namun, upaya Liga Arab selalu mental. Kemudian, pada sidang IAEA September nanti, tekanan Arab terhadap Israel kembali akan diuji.