BAGHDAD, KOMPAS.com - Sekitar delapan orang tewas dan 45 orang terluka dalam serangan bom di ibukota Baghdad dan di Irak tengah Selasa (11/8). Dalam serangan terburuk itu, delapan orang tewas dan 30 orang terluka dalam pemboman di lingkungan Al-Amin di Baghdad timur.
Dua bom mobil tersebut, satu dekat sebuah kafe dan lainnya di luar sebuah kompleks apartemen, meledak dalam lima menit satu sama lainnya di lingkungan campuran Syiah-Kristen itu. Sembilan orang juga terluka ketika sebuah bom mobil meledak di pasar di Shaab di pinggiran timur laut Baghdad.
Di Baquba, di utara ibukota, satu anak laki-laki berusia enam tahun terluka ketika mobil yang ia gunakan untuk melakukan perjalanan dihantam oleh sebuah bom di tepi jalan. Dua tentara juga terluka akibat ledakan sebuah bom di tepi jalan di kota Abara di luar Baquba, ibukota provinsi Diyala, yang masih merupakan salah satu wilayah paling berbahaya di negara itu.
Tiga polisi lalu lintas terluka akibat ledakan bom di tepi jalan yang ditempatkan di jalan ke perbatasan Jordania di distrik Saqlawiya di luar bekas markas besar gerilyawan Fallujah, di barat Baghdad. Serangan itu terjadi satu hari setelah 51 orang tewas dalam pemboman dekat kota Mosul yang bergolak di Irak utara.