KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Utusan Khusus Nuklir AS - Korsel Akan Bertemu di Hawai
Sabtu, 1 Agustus 2009 | 17:43 WIB

Seoul, Kompas.com - Utusan nuklir Korea Selatan dan Amerika Serikat akan bertemu di HawaiI pekan depan untuk tukar pandangan mengenai kemacetan diplomatik dengan Korea Utara. Pihak Kementerian Luar Negeri, Korea Selatan mengemukakan hal itu di Seoul, Sabtu.

Wi Sung-Lac, perunding terkemuka Korea Selatan pada perundingan enam negara mengenai pelucutan nuklir Korea Utara, dan Sung Kim, utusan khusus AS untuk perundingan itu, akan mengadakan pembicaraan tak resmi mengenai Korea Utara, ketika mereka menghadiri seminar dua hari yang bersifat tertutup, yang dimulai Selasa.

Kementerian Korea Selatan mengatakan, pertemuan mereka akan menindaklanjuti Forum Regional ASEAN, suatu pertemuan keamanan yang dihadiri para menteri luar negeri di Thailand bulan lalu. Seoul juga berusaha mengadakan satu pertemuan antara Wi dan Stephen Bosworth, wakil khusus AS mengenai kebijakan Korea Utara, yang juga akan menghadiri seminar yang diselenggarakan oleh East-West Center, organisasi riset AS yang difokuskan pada masalah wilayah Asia Pasifik.

Jika keduanya bertemu, mereka diperkirakan akan membahas secara rinci usulan paket menyeluruh dari insentif untuk Korea Utara, yang akan membongkar program nuklir negara komunis itu.

Seminar di Hawaii itu juga akan dihadiri oleh Keith Luse, anggota senior staf profesional pada Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, Frank Jannuzi, spesialis senior Asia Timur pada Komite Hubungan Luar Negeri, James Kelly, mantan asisten menlu yang menangani perundingan dengan Korea Utara; dan Marcus Noland, periset senior pada Lembaga Peterson untuk Ekonomi Internasional.

Penulis: EGP   |     |   Sumber : Ant Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.