KOLOMBO, KOMPAS.com- Pemerintah Srilanka berencana memberikan pendidikan dan pelatihan kejuruan kepada sekitar 20.000 bekas pemberontak Macan Tamil, termasuk tentara anak-anak dan desersi yang telah dilatih sebagai pembom bunuh diri. Demikian keterangan seorang pejabat Srilanka, Kamis (30/7).
"Hampir 10.000 pemberontak telah menyerah tahun ini, kebanyakan dari mereka setelah kekalahan Macan Tamil pada bulan Mei lalu," kata komisaris umum rehabilitasi Daya Ratnayake.
"Kami percaya jumlah seluruh (pemberontak dalam tahanan pemerintah) akan menjadi kira-kira antara 15.000 hingga 20.000 orang," tambahnya.
Pelatihan akan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing individu agar mereka memperoleh keterampilan untuk bekerja. Sebagian besar dari mereka memang ingin menjadi petani atau nelayan, sementara beberapa yang lain menginginkan karir sebagai guru atau supir.
"Di antara mereka yang telah menyerahkan diri adalah para remaja dan pemberontak yang telah dilatih untuk melakukan pemboman bunuh diri," kata Ratnayake.


