KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Berlusconi : Saya Bukan Orang Suci
Sabtu, 25 Juli 2009 | 07:24 WIB

KOMPAS.com — "Saya bukan orang suci,” demikian kata Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, di Roma, Rabu (22/7).

Itulah jawabannya setelah skandal seksnya dengan seorang gadis 18 tahun merebak. Skandal ini diikuti dengan munculnya nama gadis lain, yang pernah memasuki rumah Berlusconi.

”Anda mengerti dan kita berharap La Repubblica juga mengerti itu,” katanya mengomentari gencarnya harian Italia, La Repubblica, beraliran kiri soal skandal perselingkuhan Berlusconi.

Ketika skandal hubungannya dengan gadis usia 18 tahun itu muncul beberapa waktu lalu, keadaan tidak terlalu gempar. Banyak kecurigaan bahwa gadis yang memanggil Berlusconi ”Daddy” itu adalah seorang yang memiliki hubungan jauh dari sekadar antara seorang ”putri” dan ”Daddy”. Perselingkuhan dengan gadis belia ini memicu perceraian Berlusconi dengan Veronica Lario, istrinya.

Skandal menggelinding dengan munculnya foto-foto di vila mewah milik Berlusconi di Sardinia di harian Spanyol, El Pais.

Kemudian juga muncul lagi berita soal kebersamaan Berlusconi dengan gadis panggilan bernama Patrizia D’Addario (42). Pada hari Senin dan Selasa pekan ini, majalah mingguan L’Espresso—pemilik La Repubblica—memublikasikan suara di situs, yang mendukung semua tuduhan pada Berlusconi soal skandal seks, termasuk perbincangan telepon dengan D’Addario. Majalah L’Espresso memberi judul ”Seks dan Silvio”

Harian La Repubblica menambah derita Berlusconi, yang memublikasikan kutipan pembicaraan telepon Berlusconi dengan D’Addario. Wanita setengah tua ini sedang menjadi sentra dalam penyelidikan korupsi terhadap Giampaolo Tarantini, pengusaha dari Italia selatan. Tarantini diduga mengatur rendezvous antara Berlusconi dan D’Addario. Kali ini kejadiannya bukan di Sardinia, tetapi di rumah Berlusconi di Roma, yang juga sering dikunjungi para kepala negara lain.

Kurang waspada


Tampaknya Berlusconi kurang waspada. D’Addario membawa telepon seluler yang memiliki kamera, yang tidak dilucuti saat memasuki rumah Berlusconi. D’Addario mengatakan merekam dan memotret ranjang Berlusconi dan juga meja di dekat ranjang di mana gambar Lario, mantan istri Berlusconi, bertengger.

Berlusconi kemudian mengatakan, dia tidak pernah melucuti telepon yang dibawa para tamunya. ”Saya tidak melakukan itu karena setidaknya ketika saya berada di sana, tidak akan ada kejadian-kejadian yang menimbulkan situasi tak sedap,” kata Berlusconi, dalam pertemuan di Partai Kebebasan Rakyat. ”Juga karena saya adalah seorang yang punya selera bagus, berbudaya, dan seorang elegan.”

Dalam rekaman itu, D’Addario terdengar membicarakan aksi-aksi seks dengan seorang pria, yang oleh majalah L’Espresso disebut sebagai Berlusconi. (AP/AFP/REUTERS/MON)

Sumber : Kompas Cetak Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.