Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 13:00 WIB
Menteri APEC Yakin Ekonomi Indonesia Tidak Terpengaruh Bom Kuningan
| Rabu, 22 Juli 2009 | 10:19 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertemuan para Menteri Perdagangan Asian Pacific Economic Cooperation (APEC) pada 21 Juli dan 22 Juli 2009 di Singapura agak lain dari biasanya. Di awal pertemuan, tutur Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, para menteri APEC menyampaikan simpatinya kepada rakyat dan bangsa Indonesia sehubungan dengan ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta, 17 Juli 2009 lalu.

Para menteri itu yakin kemajuan yang dicapai Indonesia di berbagai bidang tidak akan terpengaruh oleh kejadian ini.

Pada pertemuan itu, Mari Pangestu pun tak menyia-nyiakan kesempatan meyakinkan peserta bahwa teror bom tidak akan memengaruhi fundamental perekonomian Indonesia.

"Kehadiran kami ini untuk menunjukkan komitmen Indonesia pada APEC, bahwa rakyat dan Pemerintah Indonesia akan tetap melanjutkan agenda pembangunan ekonominya," tegas Mari Pangestu menanggapi pernyataan simpati Menteri Perdagangan APEC lainnya.

Pertemuan kali ini memiliki arti sangat strategis. Selain untuk meningkatkan proses integrasi ekonomi regional, rapat itu juga membahas langkah-langkah pemulihan ekonomi dunia, serta upaya memanfaatkan momentum untuk mendorong penyelesaian Perundingan Putaran Doha pada 2010.

Di bawah agenda Addressing the Crisis, Preparing for Recovery, para menteri membahas usaha-usaha untuk memfasilitasi pembiayaan perdagangan melalui jaringan kerja sama regional dan bilateral.

Menurut para menteri, pemulihan ekonomi keseimbangan dan koordinasi antara langkah di sektor finansial dan di sektor perdagangan. Mereka sepakat proses dialog perlu ditingkatkan untuk mengatasi krisis dan menciptakan daya tahan APEC dalam jangka panjang. (Nadia Citra Surya/Kontan)

Sumber :
KONTAN