KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Sumbangan Pemakaman Jackson Dihentikan
Selasa, 14 Juli 2009 | 09:39 WIB
AFP/KEVORK DJANSEZIAN/POOL
Michael Jackson dalam peti berlapis emas dibawa masuk ke tempat upacara penghormatan terakhir bagi Raja Pop ini, di Staples Center, Los Angeles, hari Selasa (7/7). Masih menjadi misteri di mana bintang pop yang meninggal dalam usia 50 tahun pada 25 Juni 2009 ini dimakamkan.
TERKAIT:

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Wali Kota Los Angeles Antonio Villaraigosa menegaskan, pemerintah kota akan menanggung biaya terkait pemakaman Michael Jackson pekan lalu senilai 1,4 juta dollar AS (sekitar Rp 14,2 miliar).

Ia juga mengecam upaya pemerintah kota mengumpulkan bantuan melalui situs internet.

"Ini adalah kota kelas dunia, dan kami menyediakan perlindungan bagi polisi dan petugas pemadam kebakaran," kata Villaraigosa dalam penampilan pertama ke publik setelah pulang dari berlibur di Afrika Selatan. "Gagasan yang akan menagih keluarga (almarhum Jackson) untuk pemakaman adalah tidak masuk akal," tambahnya.

Villaraigosa mengatakan dia tidak akan meminta keluarga Jackson, AEG Live, pemilik Staples Center tempat acara berlangsung, atau rakyat untuk membayar biaya lembur polisi, petugas lalu lintas, dan kru sanitasi senilai Rp 14,2 miliar tersebut.

Dia menyebut, acara besar semacam itu sering berlangsung di Los Angeles dan kota-kota besar lain. "New York dan Chicago tidak meminta orang lain untuk membayar," katanya.

Sang Wali Kota menyebut bahwa pengumpulan sumbangan melalui situs kota itu "menggelikan". Tidak jelas, apakah uang hasil sumbangan itu akan dikembalikan. Matt Szabo, juru bicara wali kota, mengatakan, pengumpulan sumbangan itu dihentikan, Jumat.

Szabo menjelaskan bahwa ide mengumpulkan sumbangan datang dari anggota Dewan Kota, Jan Perry, yang bertindak selaku penjabat wali kota ketika Villaraigosa dan Presiden Dewan Kota Eric Garcetti di luar negeri.

Penulis: ONO   |     |   Sumber : AP Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.