MOJOKERTO, KOMPAS.com — Setidaknya dua titik kemungkinan merebaknya wabah flu babi di Kota Mojokerto, Senin (13/7) telah diidentifikasi dan kesiapan pemerintah telah dinyatakan dalam kondisi siaga. Namun, kapsul Oseltamivir untuk penyembuh serangan penyakit akibat virus H1N1 itu belum juga disediakan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto M Effendy menjelaskan, sesuai dengan instruksi dari tingkat Provinsi Jatim, maka pihaknya memberlakukan status siaga. "Kita diminta siaga juga," katanya.

