KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Pemerintah Harus Cek Soal Penyiksaan WNI di Mesir
Laporan wartawan KOMPAS Imam Prihadiyoko
Sabtu, 4 Juli 2009 | 22:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Departemen Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Cairo Mesir harus segera mengklarifikasi berita penyiksaan terhadap 4 mahasiswa Indonesia oleh aparat Mesir. 

"Bila benar, dan tampaknya memang benar, segera menyampaikan protes sekeras-kerasnya, dan meminta pemerintah Mesir meminta maaf, serta mengambil tindakan kepada aparatnya yang bertanggung jawab," ujar anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional Abdillah Toha di Jakarta, Sabtu (4/7) malam. 

Pemerintah Mesir, menurut Abdillah, memang cenderung otoriter, tidak menghormati HAM dan represif, sehingga mahasiswa Indonesia disana agar lebih berhati-hati.
 
"Di Mesir tidak ada kebebasan berpendapat dan sangat menekan kekuatan-kekuatan, sekecil apapun, yang dianggap membahayakan kelanggengan kekuasaan rezim yang berkuasa," ujarnya. 

Inilah, menurut Abdillah, salah satu contoh rezim represif yang didukung Barat yang walaupun tidak demokratis tetapi dianggap menguntungkan kepentingan Barat.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.