Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:34 WIB
Pencarian Richa, KBRI Kirim Orang ke Komoro
Rosdianah Dewi | Jumat, 3 Juli 2009 | 11:38 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Sampai saat ini pencarian terhadap Richa Dwiyana Margaretha (21), salah satu pramugari Yemenia Air yang jatuh di Samudra Hindia di sekitar Pulau Komoro, 30 Juni, masih terus dilakukan.

Juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah, menerangkan, pihak KBRI di Tanzania telah mengirim salah seorang pejabatnya ke Kepulauan Komoros untuk memonitor proses pencarian dari dekat. "Komunikasi sangat sulit, jaringan telepon juga sulit, tapi dari KBRI di Tanzania didapat kabar kalau pencarian terus berlangsung. Sampai saat ini belum ada informasi yang menggembirakan," katanya di Gedung Deplu, Jakarta, Jumat (3/7).

Ia menerangkan, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai nasib para korban, termasuk Richa, karena pencarian tersebut akan terus dilakukan sampai dua minggu ke depan. Pencarian semua korban jatuhnya pesawat Yemenia juga melibatkan pasukan khusus Yaman dan Amerika Serikat.

Ia menerangkan, pihak Yemenia Air telah menyanggupi untuk memfasilitasi keluarga Richa untuk datang ke Yaman. "Kalau sampai terjadi kemungkinan yang terburuk, maskapai penerbangan akan memfasilitasi pemulangan jenazah sampai ke Magetan, tapi sekarang belum ada keputusan resmi sehingga ditunggu dulu," katanya.

Seperti yang diketahui, Richa Dwiyana Margaretha (21), warga Desa Duyung, Magetan, Jawa Timur, adalah seorang pramugari Yemenia Air yang jatuh di Kepulauan Komoro pada 30 Juni.

Pesawat jenis Airbus A310-300 milik Yemenia Air itu jatuh di perairan Samudra Hindia saat hendak mendarat di Kepulauan Komoro. Pesawat tersebut mengangkut 153 penumpang, terdiri atas 142 penumpang dan 11 awak pesawat. Sampai saat ini baru satu korban selamat yang ditemukan.