Presiden Calderon, yang mulai menjabat 1 Desember 2006, berbicara pada sebuah konferensi tentang keamanan. Presiden itu menyampaikan pandangan tentang seberapa jauh korupsi telah masuk ke lingkaran Pemerintah Meksiko menjelang pemilu tengah masa jabatan 5 Juli.
”Apa yang dipertaruhkan kini bukan hanya hasil sebuah pemilu, melainkan masa depan demokrasi, masa depan parlemen,” katanya. ”Bertahun-tahun... kejahatan dibiarkan tumbuh meluas dan merasuk. Mungkin orang mengira (korupsi) ini adalah suatu hal yang bisa dikendalikan.”
Sejak Calderon menjabat, sudah lebih dari 10.800 orang tewas dalam aksi kekerasan yang melibatkan organisasi kejahatan. Calderon mengatakan, negara itu ”Ada di persimpangan jalan bersejarah.”
”Memalingkan kepala atau bertindak seakan-akan Anda tidak melihat kejahatan di depan Anda, seperti yang ingin dilakukan sebagian politisi, bukanlah sebuah opsi bagi Meksiko,” katanya.
Calderon juga mengimbau para anggota parlemen untuk lebih bertanggung jawab kepada publik, termasuk mengurangi anggota Kongres sekaligus mengizinkan mereka menjabat lebih dari satu kali dan kemudian menghadapi penilaian dari warga saat mencalonkan diri kembali.
Calderon mengulangi imbauan yang dia buat kala menjadi anggota Kongres untuk mengurangi jumlah anggota parlemen federal, yang kini berjumlah 500 di Kongres dan 128 di Senat. Dia tak menyebut angka khusus, tetapi mengatakan bahwa jumlah yang lebih sedikit memudahkan untuk membuat mereka bertanggung jawab atas tugas mereka.
Beberapa jam setelah Calderon memperingatkan mengenai korupsi, agen federal menangkap sedikitnya 50 anggota polisi lokal dan negara bagian di Negara Bagian Hidalgo.

