TEHERAN, KOMPAS.com — Radio negara Iran, Senin (22/6), melaporkan, 457 orang ditahan dalam bentrokan antara para demonstran dan pasukan keamanan di Teheran pada Sabtu.
Penahanan tersebut dilakukan di sekitar ibu kota Iran, lapangan Azadi Teheran, kata laporan radio mengutip pernyataan polisi. Empat puluh petugas polisi cedera dan 34 gedung pemerintah rusak, kata kantor berita FARS, juga mengutip polisi.
Sementara itu, polisi anti huru-hara bersenjatakan pentungan baja menembakkan gas air mata guna membubarkan demo terbaru di Teheran, Senin. Para demonstran tak menggubris ancaman Garda Revolusi yang akan bertindak keras terhadap mereka.
Pemerintah Barat mulai mendesak warga negara mereka agar menghindari perjalanan ke Iran, sementara Uni Eropa membantah tuduhan mengenai campur tangan di Iran. Banyak mahasiswa memperingatkan peristiwa itu dapat menjadi pengulangan pengepungan Kedutaan Besar AS tahun 1979.

