KOMPAS.com — Pejabat Brasil telah mengidentifikasi 11 dari 50 jenazah yang ditemukan di tempat hilangnya pesawat Air France yang mengakibatkan 228 orang meninggal pada tiga pekan lalu. Jenazah yang berhasil diidentifikasi, 10 warga Brasil dan satu orang pria asing, seperti disampaikan pejabat Brasil tersebut.
Mereka tidak memberikan keterangan rinci tentang jenazah tersebut. Pesawat Airbus A330 jatuh di Samudera Atlantik pada 1 Juni lalu.
Alat perekam data milik pesawat tersebut belum ditemukan, dan penyebab kecelakaan pesawat hingga saat ini masih misteri. Tim SAR dari sejumlah negara masih mengamati wilayah tempat terjadinya kecelakaan.
Para penyelidik telah meneliti sejumlah jenazah dan puing di Kota Recife, Brasil bagian utara. Lima jenazah telah diidentifikasi sebagai pria Brasil, lima jenazah lain merupakan perempuan Brasil dan satu jenazah sebagai "orang asing berjenis kelamin pria", demikian disampaikan oleh pejabat lokal, Sabtu.
Spekulasi tentang penyebab jatuhnya pesawat dalam perjalanan dari Rio de Janerio menuju Paris, sejauh ini mengarah pada kemungkinan tidak berfungsinya alat sensor kecepatan udara. Pesawat diketahui tidak konsisten mencatat kecepatan sesaat sebelum kecelakaan dalam cuaca badai.


