Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 23:38 WIB
Korban Pearl Continental Dibom 11 Orang Tewas
Tri Mulyono | Rabu, 10 Juni 2009 | 08:53 WIB
|
Share:
AP PHOTO
Hotel Pearl Continental di Peshawar, Pakistan dihantam bom bunuh diri.
Foto:

TERKAIT:

PESHAWAR, KOMPAS.com — Sebuah bom truk bunuh diri yang sangat besar menghantam sebuah hotel menewaskan 11 orang dan melukai 52 lainnya di kota Peshawar, ibu kota Provinsi Perbatasan Barat Laut Pakistan, Selasa (9/6).

Menteri penerangan provinsi itu, Mian Iftikhar Hossain, mengatakan, dua orang asing termasuk di antara mereka yang tewas dalam ledakan yang menghancurkan hotel bintang lima Pearl Continental itu. Ia tak mengungkapkan kewarganegaraan mereka.

Sedikitnya dua pria bersenjata dalam sebuah truk bak terbuka memasuki kompleks hotel itu, memberondongkan peluru pada penjaga keamanan sebelum membenturkan kendaraan mereka ke bangunan itu, dan meledakkannya. "Sejumlah warga asing termasuk di antara mereka yang terluka," kata polisi.

Itu adalah pengeboman mematikan yang ketujuh yang menghantam kota yang menghadapi kesulitan itu dalam satu bulan. Sejumlah pihak menuduh itu adalah aksi gerilyawan Taliban yang membalas dendam atas enam pekan serangan militer terhadap mereka di tiga distrik di Pakistan barat laut. "Itu adalah serangan bunuh diri," kata kepala polisi kota itu, Sefwat Ghayur, kepada AFP. Kepala polisi provinsi Malik Naveed mengatakan, "Sebelas orang tewas. Korban mungkin akan bertambah".

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Pejabat senior polisi, Abdul Ghafoor Afridi, mengatakan, sedikitnya ada dua penyerang dan mereka memakai seragam penjaga keamanan. Kekacauan menyelimuti hotel yang terkenal dengan orang-orang terkemuka, para pejabat dan tamu asing, saat asap bergulung-gulung di sekitar bangunan di kawasan Jalan Khyber, yang dijaga ketat.

Sahib Gul, seorang dokter di Lady Reading Hospital, mengatakan, enam orang asing termasuk di antara ke-52 orang yang luka-luka. Termasuk di antara mereka satu warga Inggris. Demikian dikatakan Kementerian Luar Negeri Inggris. Seorang pekerja PBB dilaporkan termasuk di antara yang tewas, kata seorang pejabat provinsi.

"Saya sedang duduk di sisi timur bangunan hotel dan tiba-tiba ada ledakan sangat keras yang menjatuhkan kursi saya dan saya jatuh ke tanah. Ketika saya bangun dari tanah, saya melihat api dan asap," kata pegawai hotel, Ghulam Ahmed.

Pejabat senior polisi Shafgat Malik mengatakan bahwa lebih dari 500 kg bahan peledak telah digunakan. Beberapa saksi mengatakan, ledakan itu memecahkan jendela bangunan majelis provinsi dan Pengadilan Tinggi Peshawar, yang berada dekat dengan hotel tersebut.

Serangan Selasa itu mengingatkan serangan bom truk bunuh diri di Hotel Marriott di Islamabad pada September 2008, yang menewaskan 60 orang. Pakistan telah dihantam oleh serangkaian serangan yang menghancurkan dalam beberapa pekan belakangan; pasar dan sasaran keamanan diserang di Peshawar, dan bangunan polisi diserang di Islamabad dan ibu kota kebudayaan Lahore.

Pada Jumat, bom bunuh diri menghantam sebuah masjid yang dipenuhi jemaah, juga di bagian barat laut negara itu, menewaskan 38 orang dan melukai puluhan orang lagi dalam serangan paling mematikan dalam lebih dari dua bulan. Taliban di Pakistan telah memperingatkan mengenai "serangan besar-besaran" lagi sebagai pembalasan atas operasi militer dukungan AS terhadap mereka di Swat, Lower Dir, dan Buner.

Sumber :
ANT,AP