Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 23:37 WIB
Bom Bunuh Diri Ditargetkan ke Warga Asing di Pakistan
Jimmy Hitipeuw | Rabu, 10 Juni 2009 | 03:46 WIB
|
Share:

(AP/Mohammad Sajjad)
Beberapa warga Pakistan tampak berada di dekat gedung hotel yang roboh sebagian setelah berlangsung ledakan bom bunuh diri di Peshawar, Pakistan, 9 Juni 2009

TERKAIT:

PESHAWAR, KOMPAS.com - Beberapa pelaku bom bunuh diri yang menumpangi sebuah truk melancarkan serangan ke sebuah hotel mewah yang biasa dihuni oleh pengunjung asing di Peshawar, Pakistan, Selasa (9/6). Pelaku bom bunuh diri melepaskan tembakan beberapa petugas keamanan sebelum melancarkan aksi dengan daya ledak dahsyat yang menewaskan sekitar 5 orang dan menciderai 65 orang lain.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab dalam serangan di kota terbesar barat laut Pakistan itu. Namun, serangan ini mempunyai pola yang sama dengan serangan Taliban belakangan yang merupakan aksi balas dendam atas operasi militer Pakistan di Lembah Swat.

Jaringan televisi setempat menayangkan gambar bagian Hotel Pearl Continental yang rusak akibat ledakan bunuh diri. Suasana di lokasi ledakan mencekam saat sejumlah personel polisi bergegas mengendalikan kondisi keamanan dan sejumlah pria tampak tidak menyangka dengan apa yang terjadi.

Cekungan besar terdapat di lokasi ledakan. Darah bercucuran keluar dari kepala terlihat dari salah satu pria di lokasi ledakan.

Seorang wartawan Associated Press menyaksikan 6 warga asing dibantu untuk melangkah keluar hotel. Para warga asing ini tampak terluka dan 2 di antaranya dibalut dengan perban pada bagian kepala.

"Kami bekerja untuk UNHCR," kata salah seorang warga asing. Warga asing yang tidak menyebutkan identitasnya itu menjelaskan beberapa pejabat World Food Program juga menetap di hotel itu.

Pejabat polisi Liaqat Ali menjelaskan informasi yang dikumpulkannya menyebut 3 pria yang menumpangi sebuah truk mendekati gerbang utama hotel dan menembaki anggota keamanan sebelum menerobos masuk. "Truk itu menerobos masuk hotel dan meledak sebelum mendekati gedung hotel," tutur Ali.

Sumber :
AP