MANAMA, KOMPAS.com - Para perompak di Teluk Aden makin meningkatkan operasi pada waktu malam dan dapat memperluas serangan mereka ke Laut Merah. Armada Kelima angkatan laut AS yang berpangkalan di Bahrain mengatakan mereka telah memperingatkan kapal-kapal dagang mengenai perubahan taktik perompak menyusul cuaca buruk dan kehadiran yang meningkat dari angkatan laut internasional.
Satu pernyataan angkatan laut mengatakan serangan perompak telah dikonfirmasi terjadi di ujung selatan Laut Merah pada akhir Mei. Para perompak yang beroperasi di lepas pantai Somalia juga telah memperluas perampokan mereka ke wilayah yang merentang hingga Kepulauan Syeichelles untuk menghindari kapal angkatan laut asing di Teluk Aden, jalur pelayaran yang menghubungkan Asia dengan Eropa.
"Perompak belum lama ini juga telah melancarkan serangan mereka dalam jam-jam kegelapan. Ini menekankan perlunya memperketat kewaspadaan kapal-kapal dagang saat lewat pada waktu malam melalui wilayah beririko tinggi itu," kata angkatan laut AS.
Perompakan makin maju dalam beberapa bulan belakangan ini di lepas pantai Somalia. Geng-geng perompak telah menahan beberapa kapal barang untuk mendapatkan jutaan dolar uang tebusan.
