
RECIFE, KOMPAS.com — Setelah 17 jenazah berhasil ditarik dari Samudra Atlantik, awak kapal perang Brasil dan Perancis tidak ragu lagi untuk memastikan telah menemukan lokasi reruntuhan pesawat Air France. Keyakinan itu muncul sepekan setelah pesawat Airbus A330 dengan 228 orang di dalamnya tidak diketahui nasibnya.
Namun, apa yang menjadi penyebab kecelakaan pesawat yang hilang saat dalam perjalanan dari Rio de Janeiro menuju Paris itu masih menjadi misteri. Kabut misteri baru akan tersingkap apabila penyidik berhasil menemukan kotak hitam pesawat yang berisi rekaman data dan suara. Kotak suara diperkirakan oleh beberapa penyidik terbaring di dasar lautan.
Dua perlengkapan berteknologi tinggi Angkatan Laut AS yang dapat mendeteksi sinyal darurat hingga kedalaman 6.100 meter tengah diterbangkan ke Brasil, Senin (8/6). Perlengkapan yang dikirim bersama 1 tim Angkatan Laut AS itu dikerahkan untuk membantu kapal tarik Perancis yang berusaha melacak transmisi yang dipancarkan oleh kotak hitam pesawat dengan nomor penerbangan 447 itu.
Selain jenazah, penyidik juga menemukan puing-puing dari badan pesawat, termasuk bagian berlogo Air France. Laporan awal menyebutkan puing-puing yang ditemukan bukan berasal dari pesawat itu. Namun, penyidik militer Brasil kali ini tidak ragu lagi memastikan telah menemukan beberapa bagian penting dari tubuh pesawat Air France.