SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara bersiap untuk menembakkan rudal di lokasi peluncuran yang terletak di wilayah perairan kedua Korea. Langkah itu semakin menambah ketegangan regional menyusul diadakannya uji coba nuklir di bawah tanah pekan lalu.
Memanasnya situasi di Korea berlangsung setelah Pemimpin Korea Utara Kim Jong Il menunjuk putra ketiganya untuk mewarisi kekuasaan rezim komunis tersebut. Menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Korea Utara dalam waktu dekat diperkirakan meluncurkan 3 hingga 4 rudal berjarak menengah yang diyakini versi modifikasi seri Rodong, dari perairan sebelah timur.
Beberapa gambar satelit AS mengindikasikan Korea Utara mengirim rudal ke fasilitas baru Dongchang dekat China. Seorang pejabat yang tidak ingin disebut identitasnya menjelaskan, rudal itu dikirim dengan menggunakan kereta api. Diyakini butuh waktu lebih dari seminggu setelah diadakan pengiriman itu bagi Pyongyang sebelum mengadakan peluncuran rudal.

