PARIS, KOMPAS.com — Sampai Selasa (2/6), keluarga korban hilangnya pesawat Airbus 330-200 milik maskapai penerbangan Air France masih menunggu informasi lebih lanjut soal nasib para penumpang maupun awak pesawat bernomor penerbangan AF 447.
Air France sudah membuka pusat krisis di Bandara Paris. Ada dua nomor kontak yang disiapkan, yakni 0 800 800 812 untuk warga yang tinggal di Perancis. Sementara, nomor 00 33 1 57 02 10 55 bisa dimanfaatkan warga di luar Perancis.
Sementara itu, Mary Miley, warga AS, mengatakan, dua anggota keluarganya menjadi penumpang pesawat tersebut. Mereka adalah Michael Harris (60) serta istrinya, Anne (54). Nah, Mary adalah saudara kandung Anne.
Menurut cerita Mary, Michael Harris bekerja di Devon Energy yang berbasis di Oklahoma. Harris adalah geolog perusahaan itu yang bertugas di Rio de Janeiro. Keluarga itu sudah tinggal di kota tersebut sejak Juli tahun lalu. "Perjalanan pasangan tersebut ke Paris dalam rangka acara seminar sekaligus liburan," kata Miley.
Sementara itu, di pusat krisis Air France di Bandara Rio de Janeiro, datang seorang keluarga penumpang bernama Bernardo. Pria ini mengaku saudaranya, Romeo Amorim Souza, bersama istri ada di dalam penerbangan naas itu.
"Saya ke pusat krisis ini karena saya tidak memperoleh informasi. Orangtua kami amat cemas," kata Bernardo.


