Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 22:37 WIB
Militer Inggris Selidiki Kekuatan Nuklir Korut
| Minggu, 31 Mei 2009 | 06:32 WIB
|
Share:

AP photo/Zhang Bingyang
Gambar yang disiarkan kantor berita China, Xinhua, memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Il (tengah) berbicara dengan Wang Jiarui, Kepala Departemen Internasional Partai Komunis China, 23 Januari 2009, di Pyongyang, Korut. Korut, Jumat (30/1), membatalkan semua perjanjian dengan Korsel, keputusan yang membuat situasi di Semenanjung Korea kian memanas.

TERKAIT:

LONDON, KOMPAS.com - Inggris telah mengirim sebuah pesawat militer untuk membantu menguji kekuatan bom nuklir yang diledakkan oleh Korea Utara awal pekan ini. Korea Utara melaksanakan uji coba nuklir bawah tanah Senin (25/5) sehingga memancing kecaman internasional.
    
Kementerian pertahanan Inggris mengatakan sebuah pesawat tanker VC10 telah dikirim ke Jepang untuk membantu pengujian guna menentukan kekuatan ledakan itu dan tipe material nuklir yang digunakan. VC10 memungkinkan untuk mengisi bahan bakar kembali di udara.
    
Seorang pejabat AS mengatakan hasil uji awal untuk menentukan apakah Korea Utara telah menembakkan sebuah bom nuklir hasilnya "tidak meyakinkan".
Organisasi Perjanjian Larangan Uji Coba Komprehensif yang bermarkas di Vienna mengatakan bukti nyata terhadap penemuan partikel-partikel radioaktif dan gas sederhana Korut diperkirakan baru dapat dikeluarkan secepatnya pekan depan.

Sumber :
Antara