SEOUL, KOMPAS.com — Beberapa satelit mata-mata AS mendeteksi isyarat kembali dioperasikannya reaktor nuklir Korea Utara. Harian Korea Selatan, Chosun Ilbo, melaporkan, satelit mata-mata AS mendeteksi adanya uap yang disemburkan dari sebuah fasilitas proses ulang reaktor nuklir utama Yongyon.
Laporan Chosun Ilbo dikeluarkan pada Rabu (27/5) dengan mengutip sumber informasi dari Pemerintah Korea Selatan. Laporan tersebut dikeluarkan dua hari setelah Pyongyang menggelar uji coba nuklir di bawah tanah.
Korea Utara sebelumnya telah menyatakan memulai kembali proses ulang batang bahan bakar untuk mengembangkan plutonium yang dapat digunakan untuk produksi senjata di reaktor Yongbyon. Langkah Korea Utara itu untuk memprotes kritik internasional terhadap peluncuran rudal Pyongyang pada 5 April. Namun, saat itu belum diketahui secara pasti apakah Korea Utara telah mulai menjalankan proses tersebut.


