KHARTOUM, KOMPAS.com - Para pemberontak Darfur gagal merebut sebuah kota yang berbatasan dengan Chad dari tentara Sudan. Kenyataan ini bertentangan dengan laporan-laporan terdahulu, kata pasukan pemelihara perdamaian UNAMID, Senin (25/5).
"Bertentangan dengan informasi yang kami peroleh kemaren pemberontak tidak berhasil merebut Umm Baru. Tentara Sudan masih menguasai Umm Baru, Senin pagi," kata Kemal Saiki, juru bicara Misi PBB dan Uni Afrika di Darfur.
"Situasi sangat rumit," katanya.
Juru bicara itu , Minggu, mengatakan bahwa Umm Baru jatuh ketangan pemberontak, yang diduga anggota Gerakan Keadilan dan Persamaan (JEM). JEM sudah merebut satu kota lainnya dekat perbatasan Chad.
Saiki tidak menjelaskan, Senin kenapa UNAMID melaporkan kota itu direbut tetapi mengatakan pemberontak mungkin menduduki bagian-bagian kota Umm Baru sebelum dihalau oleh pasukan Sudan.
Sekitar 350 warga sipil dan 100 tentara Sudan yang tidak bersenjata berusaha mengungsi di sebuah kamp UNAMID terdekat, katanya.
Kota di provinsi Darfur Utara Sudan itu telah menjadi ajang bentrokan senjata dalam dua pekan lalu antara pemberontak JEM dan pasukan pro pemerintah.
Militer Sudan, Minggu mengatakan mereka masih menguasai kota itu, menuduh JEM, dengan dukungan Chad melancarkan serangan.
Para pemberontak JEM juga merebut kota Kornoy, 50 km dari perbatasan Chad, dan menahan beberapa perwira militer dan tentara di sana.

