FRANKFURT, KOMPAS.com - Perusahaan otomotif Jerman, BMW pada Senin (18/5), membantah adanya kebutuhan pinjaman pemerintah untuk perusahaannya sebagaimana diberitakan majalah Der Spiegel. Sementara, Porsche menolak untuk mengomentari berita itu. "Kami tidak sedang mempertimbangkan pinjaman pemerintah, tidak benar itu. Kami tidak membutuhkan (pinjaman pemerintah)," kata seorang juru bicara BMW.
"Kami tidak sedang berunding dengan KfW (Lembaga keuangan milik pemerintah Jerman)," tambahnya.
Der Spiegel dalam edisi Senin memberitakan bahwa BMW dan produsen mobil mewah Jerman Porsche sedang berunding tentang kemungkinan melakukan pinjaman dari pemerintah melalui KfW, meski disebutkannya dua perusahaan otomotif itu belum melakukan permintaan resmi.
Seorang juru bicara Porsche mengatakan, perusahaannya "tidak akan mengomentari apa yang bank itu sedang merundingkannya."
Pemerintah Jerman telah menghimpun dana pembiayaan 100 miliar euro (135 miliar dolar AS) untuk membantu membiayai perusahaan-perusahaan yang terkena krisis keuangan.
Porsche, yang telah mengumumkan untuk merger dengan Volkswagen pada awal bulan ini. Nampaknya, merasa terbebani dengan utangnya meningkat hingga mencapai sekitar 10 miliar euro.
BMW sendiri telah mengurangi lebih dari 900 karyawannya di kuartal pertama 2009 ini.

