NEW DELHI, KOMPAS.com — Pemberontak Maois menewaskan 10 polisi dalam satu ledakan ranjau di India tengah, Senin (11/5). Hal itu dikatakan seorang pejabat.
Tim polisi itu sedang melakukan patroli di daerah berhutan lebat di negara bagian Chhattisgarh ketika kendaraan mereka melindas ranjau. "Kami mendapat laporan bahwa 10 polisi tewas akibat ledakan ranjau," kata administrator negara bagian itu, R FS Tyagi.
Sebanyak delapan polisi luka parah dalam serangan yang terjadi sekitar 90 km selatan ibu kota negara bagian itu, Raipur.
Baku tembak seru meletus antara polisi dan para gerilyawan setelah ledakan itu, mencederai beberapa perwira. Hal itu dikatakan Tyagi.
Pemberontak Maois India mengatakan mereka berjuang untuk hak-hak penduduk suku yang terabaikan dan para petani yang tidak memiliki tanah. Pemberontakan, yang muncul setelah satu pemberontakan petani tahun 1967, aktif di lebih dari separuh dari 29 negara bagian India.
Pemberontak, yang disebut Perdana Menteri India Manmohan Singh sebagai ancaman tunggal terbesar pada keamanan India, menggunakan hutan negara bagian Chhattisgarh sebagai pangkalan mereka.


