Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 23:53 WIB
Perbatasan RI-PNG Makin Kondusif
IGN sawabi | Minggu, 10 Mei 2009 | 10:35 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Mabes TNI menyatakan, situasi di perbatasan RI-Papua Nuigini semakin kondusif setelah kembali dibuka pada 5 Mei 2009, demikian juru bicara Mabes TNI, Marsekal Muda Sagom Tamboen.
     
Berbicara di Jakarta, Minggu, Sagom mengatakan bahwa pembukaan pintu perbatasan RI-PNG dibuka sementara mulai pukul 09.00-16.00 waktu setempat. "Ini untuk menjaga situasi keamanan di sekitar perbatasan agar benar-benar pulih, aman, sehingga warga di sekitar perbatasan dapat kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa," tuturnya.
       
Sagom menambahkan, dalam waktu dekat seluruh pihak terkait masalah keamanan dari Indonesia dan PNG akan bertemu untuk membahas segala hal yang terjadi di perbatasan kedua negara.
       
Perbatasan RI-PNG di Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura, ditutup sejak 9 April lalu pascaditemukannnya bom di jembatan Muara Tami, Distrik Muara Tami, Jayapura. Pada kondisi normal, warga Indonesia dapat melintasi perbatasan RI-PNG untuk keperluan kunjungan dalam waktu tidak lebih dari 24 jam, hanya dengan menunjukkan KTP di pos penjagaan TNI, selanjutnya melapor ke Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Darat Skouw.
     
Pos perbatasan yang terletak di Kampung Skouw, sekitar 70 kilometer ke arah timur dari pusat Kota Jayapura, dijaga satuan tugas dari Batalyon Infantri (Yonif) 725/Wirabuana.

Sumber :
Ant