TOKYO, KOMPAS.com — Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan timpalannya dari Jepang Taro Aso, dan menghadiri forum bisnis kedua negara dalam kunjungan ke Jepang, 11-13 Mei mendatang, kata Pemerintah Jepang, Kamis (30/4).
Mereka akan membahas sengketa wilayah yang telah berlangsung selama puluhan tahun berkaitan dengan empat kepulauan di bawah pemerintahan Rusia, di lepas pantai Pulau Hokkaido, utara Jepang.
Kedua negara tak pernah menandatangani perjanjian perdamaian karena sengketa atas kepulauan itu dikuasai oleh pasukan Sovyet pada 1945. Kedua pemimpin 'akan membahas masalah wilayah', kata Kepala Sekretaris Kabinet Takeo Kawamura kepada para wartawan di Tokyo.
"Perdana Menteri Aso sangat mengimbau Presiden Rusia (Dmitry) Medvedev pada pertemuan puncak mereka Februari lalu di Shakalin untuk bekerja sama ke arah memecahkan masalah tersebut. Kami perkirakan pihak Rusia akan menanggapi seruan kami," katanya.
Aso dan Medvedev bertemu dalam acara santap siang di pabrik besar gas alam cair (LNG) di Pulau Shakalin, yang akan memasok energi ke Jepang.
Aso kemudian menandaskan keinginan Jepang untuk menjalin ’hubungan-hubungan strategis’ dengan Rusia, dan mengatakan bahwa ’kami anggap Rusia sebagai satu mitra penting di kawasan Asia Pasifik.’
