Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 20:47 WIB
Hillary Jamin Dukungan terhadap Lebanon
| Senin, 27 April 2009 | 00:55 WIB
|
Share:

BEIRUT, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Minggu (26/4), berjanji tidak akan mengorbankan Libanon dalam pendekatan yang dilakukan antara AS dan Suriah. "Kami tidak akan melakukan hal  merusak  kedaulatan Libanon," kata Hillary dalam jumpa wartawan setelah berembuk dengan Presiden Libanon Michel Sleiman.

 "Jadi saya ingin menjamin kepada semua rakyat Lebanon bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah membuat satu perjanjian dengan Suriah dengan mengorbankan  Libanon atau rakyat Libanon," tambah Hillary. Pernyataan Hillary itu disampaikan dalam satu kunjungan yang tidak diumumkan di Libanon.
       
Hillary mengaku lega dengan pembukaan hubungan diplomatik  antara Beirut dan Damaskus  untuk pertama kali sejak kedua negara itu merdeka 60 tahun lalu.
Suriah menarik pasukannya  dari Libanon April 2005 mengakhiri pendudukan hampir 30 tahun  dominasi politik dan militer.
       
Penarikan itu dilakukan pada saat  kecaman masyarakat terhadap pembunuhan mantan PM Libanon Rafiq Hariri dalam satu ledakan bom di Beirut  Februari tahun itu. Banyak pihak menuduh  Damaskus terlibat dalam pembunuhan dan serangkaian serangan terhadap tokoh anti Suriah sejak itu, tetapi Suriah membantah keras terlibat.

Sumber :
Antara