NEW DELHI, KOMPAS.com - Sekelompok orang diduga pemberontak Maois membunuh lima orang, termasuk empat polisi, sekembalinya para korban dari tugas pemilihan umum di negara bagian timur India, Bihar, kata polisi, Jumat (24/4).
Polisi dan seorang pejabat pemilu sedang mengawal tempat-tempat pemungutan suara di negara bagian itu ketika ranjau darat menghantam mobil jip mereka Kamis malam, di dekat kota Muzaffarpur, 70 kilometer dari ibu kota negara bagian Patna.
Bihar, yang adalah daerah aktivitas Maois, merupakan salah satu dari beberapa bagian di India yang melakukan pemungutan suara Kamis, yakni tahapan kedua dari pemilu yang berlangsung sebulan di mana pasukan keamanan telah meningkatkan kewaspadaan atas kemungkinan terjadinya serangan pemberontak. "Polisi telah melancarkan operasi terpadu di daerah dalam menghadapi Maois," kata dirjen polisi Neelmani.
Serangan-serangan Maois terhadap tempat-tempat pemungutan suara pada tahapan pertama pekan lalu, sedikitnya menewaskan 19 orang, termasuk 10 serdadu para militer dan lima petugas pemilu.
Pemilu di Bihar, yang mengirimkan 40 anggota ke 543 kursi parlemen nasional, diselenggarakan empat tahap untuk memudahkan pengiriman petugas-petugas keamanan.
Pihak Maois India mengatakan, mereka berperang untuk menegakkan hak-hak warga suku yang diabaikan dan petani-petani yang tak mempunyai tanah.
