
BEIJING, KOMPAS.com - China secara tegas menolak segala bentuk resolusi PBB yang akan memberlakukan sanksi terhadap Korea Utara (Korut) terkait peluncuran satelit beberapa waktu lalu. "China juga menolak segala bentuk sanksi terhadap Korut," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Jiang Yu, dalam keterangan pers berkala, di Beijing, Selasa (14/4).
Jiang Yu berharap agar Dewan Keamanan PBB bisa bersikap kondusif untuk menciptakan perdamaian, keamanan dan stabilitas di Semenanjung Korea serta Asia Utara. Selain itu, tambahnya, China juga mendesak enam pihak (AS, China, Korsel, Korut, Rusia, dan Jepang) untuk bersikap proaktif dalam upaya menciptakan perdamaian di kawasan semenanjung.
Dia juga mengatakan bahwa pihak-pihak terkait hendaknya bisa melihat secara keseluruhan situasi dan pembangunan jangka panjang, serta bersikap tenang dalam menyelesaikan masalah itu. "China juga ingin secara bersama menciptakan perdamaian dan stabilitas di wilayah itu serta mempromosikan proses bebas nuklir di wilayah Semenanjung Korea," kata Jiang Yu.
Enam negara besar menyetujui sebuah naskah pernyataan yang menyerukan sanksi-sanksi baru terhadap Korut menyangkut peluncuran roket jarak jauhnya dan diperkirakan akan disetujui oleh Dewan Keamanan PBB. Pernyataan yang tidak mengikat itu disepakati akhir pekan lalu dalam sidang tertutup lima anggota tetap dewan itu - Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat plus Jepang - dan kemudian diajukan ke 10 anggota tidak tetap badan itu.