KOMPAS
Sabtu, 20 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
RSCM: Otopsi David oleh Singapura Tidak Sah
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra
Selasa, 7 April 2009 | 13:42 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com — Ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Dr Mu'nim Idris, mengatakan, hasil otopsi David Hartanto Widjaja (21), mahasiswa Nanyang Technological University asal Indonesia yang tewas pada 2 Maret di kampus tersebut, tidak sah.

Sebab, pada hasil otopsi yang dilakukan oleh Singapura, tidak terdapat stempel dari Kedutaan Besar RI di Singapura. Sebelumnya, keluarga David menerima hasil otopsi tersebut dari NTU, bukan KBRI.

"Dengan demikian, Pemerintah Singapura telah menyalahi aturan yang berlaku," ujar Dr Mu'nim Idris, seperti yang dituturkan kembali oleh William Hartanto Widjaja, kakak David, kepada Kompas.com, Selasa (7/4) di Jakarta.

Seperti diberitakan, kemarin siang keluarga David menyerahkan hasil otopsi tersebut kepada Dr Mu'nim Idris untuk diteliti kembali. William menambahkan, terungkapnya penyalahaturan tersebut semakin menguatkan pihak keluarga adanya indikasi konspirasi di balik kasus yang menimpa mantan siswa SMAK I BPK Penabur tersebut. (HIN)

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.