Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 19:01 WIB
China Sebut Video Penyiksaan Warga Tibet Hasil Rekayasa
Tri Mulyono | Rabu, 25 Maret 2009 | 07:42 WIB
|
Share:

AFP Photo/JOHN THYS
Aktivis pro-Tibet melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar China di Brussels, Belgia, bertepatan dengan pembukaan Olimpiade Beijing, Jumat (8/8).

TERKAIT:

BEIJING, KOMPAS.com — Pemerintah China mengatakan, sebuah video internet yang menunjukkan polisi memukuli tahanan Tibet adalah rekayasa.

Kecaman China dilancarkan saat pemilik YouTube mengakui bahwa situs video yang populer itu diblokir di China.
 
Pejabat kantor berita Xinhua, Selasa (24/3), mengutip seorang pejabat di Kawasan Otonomi Tibet mengatakan, video yang dipasang oleh Pemerintah Tibet di pengasingan adalah rekayasa. Pejabat yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa Tendar, laki-laki yang ditunjukkan dalam video tersebut yang terlihat dengan luka-luka parah, meninggal di rumahnya karena penyakit dan bukan akibat pemukulan polisi.

Pejabat China mengatakan, Tendar menyerang polisi dengan pisau tahun lalu ketika terjadi kerusuhan dan sedang menunggu persidangan ketika ia meninggal.

Video tersebut dikeluarkan minggu lalu dan gambarnya dipasang di YouTube. Pemilik situs yang berbasis di Amerika itu hari Selasa mengonfirmasi bahwa situs tersebut diblokir di China. Juru bicara situs itu mengatakan, perusahaan itu sedang berusaha untuk memulihkan kembali layanan situs.

Sumber :
VOA
Senin, 21/05/2012 08:12 WIB

Pengebom Lockerbie Meninggal

Sabtu, 19/05/2012 22:10 WIB

Jackie Chan Akan Mundur dari Film Laga