Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 18:56 WIB
China Bantah Terlibat Penahanan 2 Wartawan AS
| Rabu, 25 Maret 2009 | 01:16 WIB
|
Share:

BEIJING, KOMPAS.com - Kementrian Luar Negeri China mengatakan bahwa penahanan dua wartawan Amerika Serikat (AS) oleh Korea Utara (Korut) tidak berada di dalam teritorial China. "Penangkapan dua wartawan AS oleh Korut tidak berada di wilayah teritorial China," kata Jurubicara Kementrian Luar Negeri China Qin Gang, dalam keterangan pers berkala, di Beijing, Selasa (24/3).

Qin Gang mengaku tidak bisa menyampaikan lebih jauh dan rinci mengenai kasus penahanan dua wartawan AS itu oleh pihak Korut.  "Untuk informasi lebih jauh sebaiknya ditanyakan kepada negara terkait," katanya singkat.

Beberapa pejabat intelijen Korut memeriksa dua wartawan AS yang ditangkap di perbatasan dan tampaknya akan berusaha membujuk mereka untuk mengaku melakukan tindakan mata-mata.  Sumber intelijen di Seoul mengatakan sepasang wartawan itu dipindahkan ke satu wisma tamu dengan penjagaan ketat di luar kota Pyongyang sehari setelah mereka ditangkap sebelum fajar pada 17 Maret.
    
Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan menolak memberikan komentar dan seorang analis menyampaikan kekhawatirannya jika sepasang wartawan itu akan dituduh sebagai mata-mata. Insiden ini membuka Korea Utara pada kartu permainan diplomatik lain saat meningkatnya ketegangan berkaitan dengan rencana peluncuran satelit komunikasi negara komunis ini awal bulan depan.

AS dan negara-negara sekutunya mengatakan bahwa kemungkinan peluncuran itu hanya kedok untuk uji coba peluru kendali jarak jauhnya, Taepodong-2, yang secara teori bisa menjangkau daratan Alaska. Komunis Korea Utara mengaku menahan kedua wartawan itu karena ’memasuki wilayahnya secara ilegal’ dengan menyeberangi perbatasan dengan China.

Sumber :
Antara
Senin, 21/05/2012 08:12 WIB

Pengebom Lockerbie Meninggal

Sabtu, 19/05/2012 22:10 WIB

Jackie Chan Akan Mundur dari Film Laga