BARCELONA, SABTU — Seorang pria Chile dengan kaki patah ditangkap di bandara Barcelona, Spanyol, karena gipsnya terbuat dari kokain bukan plester.
Kepolisian Spanyol, Jumat (6/3), mengatakan, anggotanya tengah memeriksa pria berusia 66 tahun itu untuk memastikan apakah luka patah kakinya disengaja agar bisa menyelundupkan kokain. Polisi mengatakan bahwa pria itu dalam perjalanan dari Santiago menuju Barcelona.
Spanyol adalah pintu utama ke Eropa bagi para penyelundup kokain dari Amerika Selatan. Sehingga petugas bandara selalu ekstrawaspada memeriksa para penumpang dari Amerika Selatan. Menurut penelitian, Spanyol adalah salah satu konsumen kokain tertinggi di Eropa.
Juru Bicara Kepolisian Spanyol, Jose Antonio Nin kepada Associated Press mengatakan, upaya penyelundupan itu digagalkan setelah polisi menyiram gips pria itu dengan bahan kimia. Saat dicermati, ternyata gips itu berubah warna menjadi biru terang. Polisi pun yakin bahwa gips itu mengandung kokain.
Selain di dalam gips, pria itu juga membawa kokain di dalam cangkir sehingga totalnya mencapai 4,85 kilogram. Hasil pemindaian sinar X, pria itu memang menderita luka tulang retak dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi.
