Minggu, 26 Oktober 2014

News / Internasional

Korut Mengancam, Maskapai 3 Negara Ubah Rute Penerbangan

Sabtu, 7 Maret 2009 | 08:41 WIB

SEOUL, SABTU — Air Canada dan Singapore Airlines mengikuti langkah beberapa maskapai udara Korea Selatan yang mengalihkan rute penerbangannya untuk menjauhi kawasan udara Korea Utara. Hal itu dilakukan oleh Korea Selatan setelah rezim komunis Korea Utara menekankan tidak menjamin keselamatan pesawat penumpang Seoul yang melintas di kawasan udaranya.

Korea Utara menekankan ancamannya itu berlaku apabila latihan perang Korea Selatan-AS tetap dilaksanakan seperti yang direncanakan, Senin (9/3). Dua maskapai utama Korea Selatan, Korean Air dan Asiana Airlines, secara tiba-tiba mulai mengalihkan penerbangannya dari kawasan udara Korea Utara.

Sedikitnya 2 maskapai asing, Air Canada dan Singapore Airlines, juga mengubah penerbangan ke dan dari Seoul. Sementara 2 maskapai AS, Delta Air Lines Inc dan UAL Corp tidak mengubah rute penerbangan yang melintas di dekat kawasan udara Korea Utara.

Peringatan Pyongyang tersebut merupakan ancaman terbaru dari sejumlah upaya rekonsiliasi kedua Korea yang selama ini menemui kebuntuan. Secara teknis, kedua Korea tetap masih dalam kondisi perang mengingat pertempuran kedua negara pada 1950-1953 berakhir lebih karena kesepakatan gencatan senjata ketimbang kesepakatan perdamaian.

Hubungan kedua negara memburuk sejak Lee Myung-bak yang konservatif mulai menjabat sebagai presiden Korea Selatan setahun lalu. Lee Myung-bak telah menolak menyediakan bantuan kemanusiaan ke Korea Utara selama rezim Korea Utara ini tidak memegang komitmennya untuk mencabut program nuklir.

Sebagai respons dari sikap Seoul itu, Korea Utara memutuskan hubungannya dengan Korea Selatan dan membatalkan sejumlah proyek kerja sama antar-Korea. Korea Utara juga menyatakan kesepakatan pemeliharaan perdamaian dengan Korea Selatan tidak lagi berlaku.

Dua pesawat Korean Air, maskapai terbesar Korea Selatan, pernah mengalami kecelakaan yang diduga dilakukan oleh personel militer Korea Utara. Salah satu pesawat Korean Air pernah ditembak jatuh oleh sebuah pesawat tempur Soviet pada 1983 sehingga menewaskan 289 orang di dalamnya. Sebuah pesawat Korean Air lain meledak pada 1987 akibat sebuah bom yang diduga dipasang beberapa agen rahasia Korea Utara sehingga menewaskan seluruh 115 orang di dalam pesawat itu.


Editor :
Sumber: