A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: libraries/Globalfunc.php

Line Number: 41

Tujuh Pemain Kriket Sri Lanka Dapat Serangan Senapan Mesin - KOMPAS.com
KOMPAS
Selasa, 16 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Tujuh Pemain Kriket Sri Lanka Dapat Serangan Senapan Mesin
Selasa, 3 Maret 2009 | 20:46 WIB
Daily Mail
Pria bersenapan mesin menembak polisi dan bis yang ditumpangi pemain kriket Sri Lanka.

SRI LANKA, SELASA — Tujuh pemain kriket Sri Lanka mengalami cedera. Dalam perjalanannya ke Stadion Gaddafi di Lahore untuk melakukan uji coba dengan Pakistan, mereka tiba-tiba diserang dan ditembak dengan senapan mesin sehingga dua orang harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Thilan Samaraweera dan Tharanga Paranavitana menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, kapten tim Mahela Jayawardene, Kumar Sangakkara, Ajantha Mendis, Suranka Lakmal, dan Chaminda Vaas mendapat cedera ringan.

Bukan cuma pemain. Mantan penjaga gawang Kent dan Middlesex Paul Farbrace, yang menjadi asisten pelatih Sri Lanka, juga terluka. Namun, secara keseluruhan, tak ada yang cedera serius dalam rombongan di dalam bus itu.

Namun nahas bagi polisi yang terlibat dalam aksi baku tempat selama sekitar 15 menit. Ada lima orang yang terbunuh, sedangkan di pihak penyerang yang berjumlah 12 orang, tak satu pun yang bisa ditangkap atau dibunuh.

Dengan kejadian tersebut, semua rencana tur terpaksa dibatalkan. Bahkan, masa depan kriket di negara yang bermasalah ini terancam.

Para pemain yang tidak cedera dievakuasi menggunakan helikopter ke pangkalan militer terdekat. Setelah itu, mereka akan dihubungkan dengan penerbangan ke Abu Dhabi.

Menurut para ofisial, serangan tersebut mirip dengan yang terjadi di Mumbai bulan November lalu ketika sekitar 173 orang terbunuh. (DM)

Penulis: LOU   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.