Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:15 WIB
Surat Kabar "Philadelphia" Bangkrut
| Selasa, 24 Februari 2009 | 04:09 WIB
|
Share:

AP/Tom Mihalek
Gedung markas koran Philadelphia Inquirer dan Daily News (kanan) terlihat dalam foto di bulan Mei 2008. Pemilik dua koran itu telah mengajukan kebangkrutan, Minggu (22/2).

TERKAIT:

PHILADELPHIA,SENIN-Pemilik surat kabar The Philadelphia Inquirer dan Philadelphia Daily News mengajukan permohonan bangkrut, Minggu (22/2). Philadelphia Newspaper Inc, yang dimiliki oleh Philadelphia Media Holdings LLC, adalah perusahaan surat kabar kedua dalam dua hari terakhir dan keempat dalam beberapa bulan terakhir yang mengajukan bangkrut.

Permohonan bangkrut itu dilakukan sebagai upaya untuk merestrukturisasi utang. ”Restrukturisasi difokuskan hanya pada utang kami, bukan operasional. Operasi kami menguntungkan,” kata Brian P Tierney, CEO Philadelphia Media Holdings LLC.

Pengajuan bangkrut itu mengindikasikan perusahaan media itu memiliki aset senilai 100 juta dollar AS-500 juta dollar AS dan jaminan utang senilai kurang lebih sama. Dalam berita yang dimuat di situs internet, perusahaan itu memiliki utang 390 juta dollar AS.

Philadelphia Media Holdings LLC menyatakan akan tetap melanjutkan operasional surat kabar, majalah, dan bisnis online secara normal selama proses restrukturisasi utang.

”Dalam dua tahun terakhir, kami mengalami penurunan pemasukan secara dramatis, krisis ekonomi terburuk sejak Depresi Besar, dan struktur utang di luar realitas ekonomi saat ini,” kata Tierney.

Beruntun

Tahun lalu, perusahaan itu bisa meraup pendapatan hingga 36 juta dollar AS. Pendapatan itu diperkirakan menurun menjadi 25 juta dollar AS tahun 2009.

Kebangkrutan Philadelphia Me>kern 251m<dia Holdings merupakan tamparan terbaru bagi bisnis surat kabar. Sebelumnya, The Journal Register Co mengajukan permohonan bangkrut, Sabtu (21/2).

Tribune Co yang berbasis di Chicago telah mengajukan bangkrut pada Desember 2008 dan The Star Tribune di Minneapolis mengajukan permohonan bangkrut pada bulan berikutnya.

Berdasarkan Biro Audit Sirkulasi, The Philadelphia Inquirer memiliki sirkulasi edisi hari kerja rata-rata 300.674 eksemplar per 30 September 2008. Jumlah itu turun 11 persen dari tahun sebelumnya. Untuk edisi hari Minggu, oplahnya mencapai 556.426 eksemplar, turun 14 persen dari tahun sebelumnya.

Dua surat kabar Philadelphia itu dibeli sekelompok investor yang dipimpin Tierney pada Juni 2006 seharga 562 juta dollar AS. (ap/fro)

Perluasan

Perjalanan dari Kolombia ke Meksiko atau Guatemala bisa memakan waktu hingga dua pekan. Lamanya waktu disebabkan kendaraan semi kapal selam itu memperkecil kekuatan mesin agar bisa mengendap-endap di siang hari dan menghindari deteksi saat muncul ke permukaan laut.

Hingga saat ini, kendaraan semi kapal selam pengangkut kokain itu hanya digunakan dari sisi Pasifik Kolombia. Akan tetapi, sedikitnya satu unit kapal dengan kargo sangat besar dan bermesin ganda ditemukan di sisi timur Kolombia di Semenanjung Guajira.

Nimmich mengatakan, laporan intelijen mengenai adanya konstruksi setidaknya satu kendaraan semi kapal selam untuk menyelundupkan kokain ke Eropa dari lembah Sungai Amazon di Brasil belum bisa dikonfirmasi.

”Kami mengira jelas akan ada perluasan teknologi ini ke area lain,” ujar Nimmich. Salah satu pihak yang mungkin menggunakan adalah teroris.

Muncul kekhawatiran bahwa para penyelundup kokain bisa secepatnya mulai membuat kapal selam yang mampu menyelam hingga jauh di kedalaman laut dan melaju tanpa terdeteksi. Nimmich menepis kekhawatiran itu kendati sebuah kapal selam buatan Rusia yang mampu membawa kokain hingga 150 ton dan menyelam jauh di kedalaman laut ditemukan polisi Kolombia di sebuah gudang di luar Kolombia tahun 2000.

”Dalam langkah paling baik tahun ini, kami hanya bisa mencegat paling efektif 20 persen kendaraan semi kapal selam itu,” kata Nimmich. (ap/fro)

 

 

 

Sumber :
Kompas Cetak