KARAKAS,SABTU-Venezuela mengusir wakil ketua Parlemen Eropa, Luis Herrero, Jumat (13/2) malam setelah dia menyebut Presiden Hugo Chavez sebagai seorang diktator.
Herrero juga mengecam dewan pemilihan menjelang pemungutan suara yang akan memberikan peluang kepada Chaves tetap berkuasa tanpa batas.
"Sesuai dengan instruksi-instruksi dari penguasa pemilihan dan jaminan tetap menghargai hak-hak asasi manusia (HAM), wakil ketua Parlemen Eropa Luis Herrero telah dianjurkan untuk meninggalkan negara," kata pernyataan kementerian luar negeri Venezuela.
Herrero sebelumnya mengimbau rakyat Venezuela untuk bebas memilih, dalam komentar-komentarnya kepada para wartawan. "Mereka tampaknya tak pernah memberikan suara mereka karena takut bahwa diktator berusaha memaksakan suatu cara yang telah dirancang sebelumnya," kata Herrero.
Sebuah partai oposisi setempat telah mengundang anggota parlemen Eropa itu ke Venezuela untuk memantau referendum, Minggu (15/2). Referendum itu dimaksudkan untuk mengubah konstitusi yang akan mengizinkan masa jabatan tak terbatas bagi pejabat-pejabat yang dipilih.
Ketua dewan pemilu Venezuela, Tibisay Lucena mengatakan, bahwa Herrero telah mengganggu ketentraman dan kedamaian yang selama ini menandai kampanye referendum.
