ISLAMABAD, SENIN — Rapat kabinet Pakistan pada Senin (9/2) memutuskan perlunya banyak barang bukti demi mengadili para tersangka aksi terorisme di Mumbai. Barang bukti yang dimaksud berasal dari India.
Menurut kabinet, serangan kekerasan di Mumbai itu harus didaftarkan ke kepolisian sebagai tindak kriminal. Ini langkah formal kalau kasus itu mau dibawa ke pengadilan.
Sementara itu, India, Inggris, dan AS percaya kalau insiden berdarah di Mumbai itu dirancang di Pakistan. Lalu, pelakunya, ya, warga Pakistan pula, menurut ketiganya.


