Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 17:15 WIB
AANZFTA Beban Bagi Indonesia
Wahyu Satriani Ari Wulan | Senin, 9 Februari 2009 | 15:34 WIB
|
Share:

JAKARTA, SENIN - Negosiasi antara ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement  (AANZFTA) dinilai akan memberi beban berat bagi perekonomian Indonesia yang belum bebas dari krisis ekonomi. Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Institute for Global Justisce (IGJ) Indah Suksmaningsih, saat jumpa pers di Galeri Publiik, Jakarta. Senin (7/2).

Indah mengatakan saat ini Indonesia sudah terikat dengan perjanjian bebas lainnya dengan Jepang, yakni Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement, dan dalam kerangka Asean dengan China, yakni China -Asean FTA, dengan Korea, yakni Korea-Asean FTA, dan dengan Jepang, yakni Japan-Asean FTA.

"Karena itu, kami meminta agar pemerintah menunda atas dilakukannya penandatanganan perjanjian ini," kata Indah.

Rencananya, penandatanganan AANZFTA akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan Asean Summit di Thailand, tanggal 27 Februari 2009 mendatang.

Peneliti senior IGJ Bonnie Setiawan mengatakan perdagangan bebas akan membuat negara lain mengoptimalkan pasar Indonesia. Akibatnya, akan ada serbuan barang impor masuk ke dalam negeri. "Ini akan mengancam industri kita. Kita menjadi tidak ada proteksi," ujar Bonnie.

Senin, 21/05/2012 08:12 WIB

Pengebom Lockerbie Meninggal

Sabtu, 19/05/2012 22:10 WIB

Jackie Chan Akan Mundur dari Film Laga