KABUL, KAMIS - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa Ban Ki-moon menyatakan Afghanistan mendapatkan perhatian prioritas dari PBB. Ban Ki-moon berjanji berusaha sepenuhnya untuk membantu pemilihan presiden Afghanistan tahun ini.
Ban melakukan kunjungan kerja tanpa pemberitahuan ke ibukota Kabul ketika Afghanistan yang dilanda perang bersiap untuk mengadakan pemilihan presiden keduanya Agustus. Rencana itu disusun saat Afghanistan menghadapi puncak pemberontakan sejak serangan pimpinan-AS untuk mengusir rezim Taliban pada tahun 2001.
"Bagi PBB, Afghanistan menjadi prioritas pada 2009," Ban mengatakan pada wartawan dalam konferensi pers bersama Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Saya di sini untuk menunjukkan dan menyampaikan komitmen kuat dan dukungan saya pada perdamaian dan stabilitas, serta pembangunan rakyat Afghanistan," katanya.
"Pemilihan 20 Agustus akan menjadi tantangan," kata Ban Ki-moon. "Namun kami akan berbuat semampu kami untuk menjamin bahwa Komisi Pemilihan Independen Afghanistan, dengan bantuan teknis dari PBB, akan cukup didukung oleh donor," ia mengatakan.
Pemilihan yang diperkirakan akan memerlukan biaya sekitar 223 juta dolar itu, telah ditangguhkan selama tiga bulan untuk menyediakan waktu bagi keamanan dan logistik yang cukup. Penangguhan itu diberlakukan untuk mengantisipasi aksi kekerasan pengacau yang dikhawatirkan dapat membahayakan pemilihan.
"Pendaftaran pemilih telah berjalan dengan cepat. Kita harus menjamin bahwa proses pemilihan berjalan secepat mungkin," kata Ban.


